Art Nouveau

Ciri – ciri Art Nouveau.

Pada era Art Nouveau karya – karyanya memiliki gaya dekoratif tumbuh – tumbuhan yang meliuk liuk dan tidak kaku. Kurva – kurvanya merupakan kurva melengkung. Selain menggambarkan jenis flora art nouveau juga menggambarkan kecantikan wanita. Tidak hanya itu pada beberapa karyanya juga terdapat gambar hewan. Asal – usul Art Nouveau.

Art Nouveau sendiri muncul di Eropa  dan Amerika pada tahun 1819 sampai menjelang perang dunia I, yaitu pada tahun 1914. Art nouveau muncul sebagai reaksi terhadap industrialisasi dan gaya mesin yang dianggap menghilangkan sifat manusiawi dalam seni dan pembuatan barang – barang kebutuhan manusia. Art Nouveau ini merupakan kelanjutan dari Art & Craft Movement yang lahir karena adanya revolusi industri. Para seniman – seniaman Art nouveau menolak adanya kerja seni yang dilakukan oleh mesin. Karena menghasilkan karya – karya yang cenderung kaku karena merupakan cetakan dari mesin. Oleh karena itu ukiran dan ulir flora yang dibuat cenderung berlebihan untuk menekankan emosi yang ada. Asal mula nama Art nouveau berasal dari sebuah galeri seni di Perancis yang dibuka pada tahun 1985 oleh Siegfried dengan nama Maison de l’Art Nouveau . Adapun beberapa nama sebutan Art Nouveau diberbagai daerah di Eropa: Jerman = Jugendstil (yang artinya anak muda) diambil dari sebuah majalah Die JugendAustria = Vinna SecessionItalia = Stile LibertySpanyol = ModernistaInggris = Glassgrow Scholl Karya – karya dengan gaya Art Nouveau :

Aplikasi gaya art nouveau ini dapat ditemui dalam seni arsitektur seperti Katedral La Sagrada Familia karya Antoni Gaudi, furniture, perabotan logam, ilustrasi buku, lukisan, poster – poster karya Mucha Alphonse serta barang – barang cetakan lainnya. Namun dalam perkembanganya karya Art Nouveau sendiri menjadi semakin luas. Tidak hanya seperti yang disebutkan di atas tetapi menjadi semakin spesifik pemakaianya.

 

 

gambar ke 3 Dibuat oleh Katsushika Hokusai (1760-1849) menceritakan tentang gunung Fuji tampak di bawah sebuah gelombang di Kanagawa, Art Nouveau juga mendapat pengaruh dari seni rupa Jepang. Detail dekorasi Art Nouveau, terdapat pada sebuah dekorasi pintu di Milan, Itali pada abad ke 20. Tema Art Nouveau Nampak sangat jelas pada bagian sulur – sulur tumbuhan yang ada.  Tidak hanya lukisan dan arsitektur desain mebel juga dipengaruhi dengan Art Nouveau. Kursi – kursi dengan lengkungan dan ukiran – ukiran merupakan contoh karya yang bertemakan Art Nouveau. Mulanya mebel dengan gaya art nouveau ini dmulai dari rasionalisasi dilakukan oleh Michael Thonet dari Austria. Dia berhasil menemukan cara melengkungkan lempengan kayu bulat dengan sistem penguapan dan pemanasan pada suhu tertentu. Manfaat dari proses ini adalah penghematan tenaga dan waktu, serta memudahkan pengangkutan dan penggudangan. Hasil penemuan Thonet ini merupakan sistem produksi massa yang pertama di dalam sejarah produksi mebel. Ketika masa itu Eropa sedang mengalami Revolusi Industri. Dengan ditemukanya penemuan dari Michael Thonet maka pengolahan ini dapat diterima. Art Nouveau saat itu sangat berpengaruh pada motif mebel, dengan ciri motif tumbuh-tumbuhan hal ini dinilai sebagai aspek dekorasi atau hiasannya   Perkembangan Art Nouveau di berbagai daerah: INGGRIS Inggris merupakan negara awal munculnya Revolusi Indurtri, yaitu pada sekitar abad ke 19 terdapat seorang seniman William Morris yang membuat wallpaper dengan Art Nouveau yang sangat khas. Dalam karyanya tersebut terdapat motif tumbuh – tumbuhan yang sangat kental. (Karya nya tersebut dapat dilihat pada bagian Art & Craft Movement) Salah satu karya awal Art Nouveau di Inggris lainya adalah desain mebel yang dituangkan oleh Arthur Mackmurdo dalam desain sebuah kursi pada tahun 1882. Pada karyanya ia menggunakan garis – garis lengkung dan pola – pola organik seperti tumbuhan.  PERANCIS Banyak seniman – seniman yang berasal dari Perancis. Seperti misalnya Hector Germain yang membangun Metro Station. Ia menggunakan logam dan kaca dan menghias bagian lengkung dengan menggunakan besi tema dalam karyanya. Karyanya tersebut merupakan salah satu karya dari Art Nouveau yang mengesankan karena memiliki lengkun yang natural.  Seniman lain asal Perancis adalah Alphonse Mucha yang membuat poster Job Cigarettes yang sangat terkenal. Dalam karyanya Mucha menggunakan garis melengkung seperti cambuk, bunga, wanita dengan rambut panjang teruntai kebawah. Poster ini menggambarkan seorang actor perancis,Sarah Bernhardt yang ketika itu dibayar dalam produksi iklan. Poster Job Ciggarettes ini digunakan dalam perikalan rokok  JERMAN DAN AUSTRIA  Di Austria seniman yang berkarya dengan gaya Art Nouveau adalah Gustav Klimt, ia melukis Klimt’s The Kiss pada tahun 1907-1908. Ia memilih desain mosaick, garis-garis melingkar pada latar dan karakter 2 dimensi untuk mengekspresikan erotisme dan depresi. Seniman lainya adalah Hermann Obrist, August Endell SPANYOL Antoni Gaudi seorang arsitek berkebangsaan  spanyol, ia mendesain ulang bagian depan sebuah bangunan apertemen di barselona. Ia menggunakan garis – garis melengkung, pilar – pilar yang terihat seperti tulang kaki memperlihatkan gaya Art Nuveau yang bercirikan organik.  AMERIKA Di Amerika perkembangan Art Nouveau banyak ditemui pada desain – desain mangkuk ataupun vas. Motif yang digunakan berupa garis – garis natural, ada yang berupa hewan katak (Magkuk minum Rookwood), atau ada juga Tiffany vase yang dibuat oleh Louis Comfort Tiffany yang menggunakan menggunakan bentuk tumbuh – tumbuhan yang dekoratif. Pengaruh Art Nouveau di IndonesiaDalam seni rupa Indonesia perkembangan Art Nouveau dapat di lihat dari lukisan – lukisan Raden Saleh. Lukisan – lukisan Raden Saleh sering menggambarkan binatang dengan sangat kuat. Tidak saja sebagai pendukung, namun juga menjadi identitas dalam menggambarkan nasionalismenya.  Salah satu perkembangan Art noveau yang mempengaruhi desain di tanah air adalah desain mebel serta ukiran yang ada di Jepara. Desain pada kursi, meja ataupun sekedar hiasan dinding menggunakan ukiran – ukiran berupa tumbuh – tumbuhan, dengan sulur – sulur yang meliuk – liuk ini tanpa kita sadari bahwa Art Nouveau sendiri telah masuk ke Indonesia. Tidak hanya itu desain Interior ataupun eksterior (arsitektur) Art Nouveau juga hadir. Pengaruh Arsitektur dengan gaya Art Nouveau mulai di bawa oleh arsitek P.A.J. Moijen sekira tahun 1905. Gaya ini banyak dipengaruhi dari Eropa. Seni ini juga banyak di padukan dengan Art Deco yang dibawa oleh arsitek berikutnya. Salah satu tempat tersebut adalah pertokoan Braga di Bandung. Hingga kini gaya dari dari Art Nouveau itu sendiri sebenarnya sudah dekan dengan kita. Rumah – rumah dengan hiasan flora masyarakat kelas menengah ke atas merupakan contoh termudah mengenai pengaruh Art Nouveau yang besar dan hidup hingga sekarang.  Dalam dunia fesyen tradisional ataupun modern batik ataupun kebaya merupakan karya seni dan identisas budaya Indonesia yang sudah sangat kita kenal. Apabila kita cermati, hiasan serta ornamaen kain – kain tersebut banyak menggunakan hiasan tumbuh – tumbuhan, entah itu sulur – sulur ataupun flora dan bunga – bunga. Ternyata tanpa kita sadari banyak benda –benda disekitar kita yang mungkin dipengaruhi dalam seni Art Nouveau.

job.jpgmuka.jpgombak.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: